Prita Ramadiani On Thursday, 25 August 2011




Efek Doppler, dinamakan setelah Christian Andreas Doppler, adalah perubahan jelas dalam frekuensi atau panjang gelombang dari sebuah gelombang yang diterima oleh pengamat bergerak relatif sesuai ke sumber gelombang. Untuk gelombang, seperti gelombang suara, yang menjalar dalam medium gelombang, kecepatan pengamat dan sumber diketahui relatif ke medium di mana gelombang disalurkan. Efek Doppler total dapat merupakan hasil dari gerakan sumber atau gerakan pengamat. Tiap efek ini dianalisis secara terpisah.

Rumus:




fp = frekuensi yang diterima pendengar (Hz)
v = Cepat rambat bunyi di udara (340 m/s)
vp = Kelajuan pendengar (m/s)
vs = kelajuan sumber bunyi (m/s)
fs = frekuensi yang dipancarkan sumber bunyi (Hz)


Pemilihan tanda positip (+) atau negatip (-) pada persamaan diatas bergantung pada arah sumber bunyi dan pengamat (relatif terhadap satu sama lain).
vp akan bertanda (+) bila pengamat bergerak mendekati sumber bunyi, dan sebaliknya akan bertanda (-) bila ia bergerak menjauhi sumber bunyi.
vs akan bertanda (+) bila sumber bunyi bergerak menjauhi pengamat, dan sebaliknya akan bertanda (-) bila sumber mendekati pengamat.

Penerapan Efek Doppler dalam kehidupan sehari-hari:
·        Terjadinya Efek Doppler dapat diaplikasikan sebagai radar untuk menentukan kecepatan sebuah kendaraan di jalan raya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments